<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Saksi Bisu</title>
	<atom:link href="http://saksibisu.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://saksibisu.wordpress.com</link>
	<description>Could a biker talk all things?</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Jul 2007 07:41:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='saksibisu.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Saksi Bisu</title>
		<link>http://saksibisu.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://saksibisu.wordpress.com/osd.xml" title="Saksi Bisu" />
	<atom:link rel='hub' href='http://saksibisu.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>8 Kesalahan Blogger Pemula</title>
		<link>http://saksibisu.wordpress.com/2007/07/01/8-kesalahan-blogger-pemula/</link>
		<comments>http://saksibisu.wordpress.com/2007/07/01/8-kesalahan-blogger-pemula/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jul 2007 07:39:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saksibisu.wordpress.com/2007/07/01/8-kesalahan-blogger-pemula/</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini merupakan ringkasan atas posting Nofie Iman. Itu lho, salah seorang topten blogger versi majalah Tempo. Isinya tentang sejumlah kesalahan yang sering dilakukan para blogger pemula. Rasanya ga absah tiap kali mulai sebuah blog tanpa memuat ringkasan tulisan beliau. Semoga bermanfaat bagi semua, termasuk saya yang juga pemula! Kesalahan 1: Launching sebelum ada theme [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saksibisu.wordpress.com&amp;blog=1269333&amp;post=9&amp;subd=saksibisu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><a href="http://saksibisu.files.wordpress.com/2007/07/nofie-iman-store.jpg" title="nofie-iman-store.jpg"><img src="http://saksibisu.files.wordpress.com/2007/07/nofie-iman-store.thumbnail.jpg?w=460" alt="nofie-iman-store.jpg" align="right" /></a>Tulisan i<span>ni merupakan ringkasan atas posting <a href="http://nofieiman.com/2005/09/beberapa-kesalahan-blogger-pemula/">Nofie Iman</a>. Itu lho, salah seorang topten blogger versi majalah Tempo.  Isinya tentang sejumlah kesalahan yang sering dilakukan para blogger pemula. Rasanya ga absah tiap kali mulai sebuah blog tanpa memuat ringkasan tulisan beliau. </span><span>Semoga bermanfaat bagi semua, termasuk saya yang juga pemula! <img src="http://ilhamsaenong.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt="D" class="wp-smiley" /><br />
</span></p>
<p><strong>Kesalahan 1: Launching sebelum ada theme yang jelas</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;">Kebanyakan blogging tools dalam berbagai layanan blog seperti di WP menawarkan theme default. <span>Lazimnya seorang pemula, mereka tetap bertahan pada theme tersebut selama beberapa waktu.</span><span id="more-9"></span><span> Namun jika benar-benar serius ingin membuat blog dengan </span><span>pembaca yang loyal, maka sudah sepantasnya Anda membuat theme tersendiri. </span><span></span><span>Memang benar, urusan theme teknis sekali. Tapi setidaknya, cobalah cari theme yang unik. Lakukan modifikasi, walaupun hanya ala kadarnya. Yang penting, modifikasi tersebut sudah cukup membedakan blog Anda dari blog-blog lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span><strong>Kesalahan 2: Unregularly posting</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span>Ketika Anda memutuskan membuat sebuah blog, berarti Anda berkomitmen untuk mengisinya secara periodik. Memang benar bahwa disiplin adalah sikap yang agak sulit dipertahankan. Entah karena keterbatasan waktu, kelupaan, atau alasan lain</span><span> yang bisa saja muncul. Padahal, 500 kata atau 2-3 link yang menarik saja sudah cukup dituangkan dalam sebuah posting. Memelihara blog sama halnya dengan memelihara hewan atau tumbuhan peliharaan. It’s okay, ketika Anda sekali waktu lupa memberinya makan. Tetapi, jika hal itu terus-terusan Anda lakukan, tahu sendiri kan akibatnya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span><strong>Kesalahan 3: Obsesi berlebihan pada komentar, trackback, dan statistik</strong></span></p>
<p><span>Jangan beranggapan bahwa sebuah posting belum ada artinya kalau belum diberi komentar atau ditrackback dari blog/website lain. Pada awal-awal masa blogging, pemula sering mengecek komentar (via RSS) setiap satu-dua jam sekali (dulu ada Awstats dan Webalizer untuk melihat trafik, keyword yang mengacu pada blog). Sekarang lebih gampang lagi karena ada fasilitas itu di WP. </span>Tapi itu justru sia-sia. Sepanjang Anda mempunyai tulisan yang baik, format yang enak dibaca, dan visi atau sasaran yang jelas, pengunjung akan datang dengan sendirinya. Percayalah, obsesi berlebihan pada komentar, trackback, atau statistik, hanya akan membuahkan depresi pada diri Anda.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span><strong>Kesalahan 4: Obsesi berlebihan pada fitur</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span>Blogger pemula cenderung obsesif pada fitur-fitur yang sebetulnya belum terlalu diperlukan.  </span>Sebut saja blogshares, blogsnob, Amazon wishlist, flickr, del.icio.us, podcasting, Google Adsense, dan masih banyak lagi. <span>Padahal lebih baik mengutamakan fitur yang standar. </span>Sindikasi Atom/RSS/RDF mungkin sudah menjadi kebutuhan primer saat ini. <span>Tapi lebih dari itu, pengunjung mungkin saja mencari informasi yang unik dan orisinil. Sah-sah saja Anda menambahkan fitur ini-itu di dalam blog Anda. Tapi sebelumnya, pastikan bahwa mereka memang membutuhkannya, atau setidaknya, mereka tidak merasa terganggu dengan itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span><strong>Kesalahan 5: Mana yang penting dan mana yang tidak penting</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span>Banyak blogger pemula, terutama remaja, yang memposting hal-hal remeh seperti berapa kali mereka bersin dalam satu hari, seberapa banyak gebetan mereka ngontak setiap harinya, bagaimana guru mereka begitu menyebalkan hari itu, dan hal-hal yang sama sekali tidak esensial lainnya. Memang benar bahwa blog serupa dengan online diary. Tapi mohon bedakan antara hal-hal yang harus ditulis di dalam blog dan hal-hal yang cukup ditulis dalam diary pribadi saja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span><strong>Kesalahan 6: Copy-paste yang pasrah</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span>Blankspot tidak hanya terjadi dalam hal telekomunikasi saja. Kadang kepala kepala seorang blogger terasa begitu kosong sehingga sama sekali tidak ada inspirasi untuk menulis. Namun, kalaupun terpaksa melakukan copy-paste, ingatlah selalu untuk mencantumkan sumber aslinya, jangan dijiplak mentah-mentah begitu saja, dan lebih bagus lagi jika setidaknya ada satu-dua kalimat yang berisi komentar atau tanggapan unik dari Anda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span><strong>Kesalahan 7: Ambisi yang berlebihan</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span>Beberapa blogger pemula, terkadang berharap agar bisa segera mencapai ketenaran di dunia blogging dalam sekejap. Jelas saja hal itu adalah sesuatu yang mustahil. Bahkan penulis buku/novel best-seller saja hanya menulis satu-dua paragraf per hari, kemudian meninggalkannya untuk melakukan aktivitas lain, dan menyelesaikannya secara bertahap di lain waktu. Dalam dunia blogging, ketenaran tidak diperoleh dalam satu hari. Kalau Anda menginginkan ketenaran itu, lakukan saja dengan sabar. Tentukan target yang realistis dan masuk akal. Jangan egois. Lakukan blogwalking dan tinggalkan komentar yang cukup bermutu di blog lain. Balas dengan baik email atau komentar yang masuk ke blog Anda. Toh, Roma juga tidak dibangun dalam sehari semalam, bukan?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span><strong>Kesalahan 8: Alamat URL yang tak pernah berhenti berlari</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span>Mungkin ini sudah kurang relevan saat ini. Tapi jaman dulu, sangatlah sulit (dan mahal) untuk mendapatkan domain dan hosting yang cukup reliable. Solusinya, fasilitas hosting gratisan menjadi jawaban. Sepintas, dari sisi biaya memang merupakan solusi praktis yang hemat biaya. </span>Tetapi, sadarlah bahwa there’s no free lunch. Satu demi satu fasilitas gratisan itu mulai berguguran. Mereka mulai membatasi bandwidth, fasilitas, menghapus akses FTP dan CGI, dan sebagian yang lain mulai memberlakukan biaya yang justru lebih tinggi. Akibatnya, harus sering-sering gonta-ganti alamat URL. Anda tentu juga sering merasa jengkel bukan ketika teman Anda sering berganti nomor sehingga ketika Anda membutuhkannya, sangat sulit bagi Anda untuk menghubunginya?</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/saksibisu.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/saksibisu.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saksibisu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saksibisu.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saksibisu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saksibisu.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saksibisu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saksibisu.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saksibisu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saksibisu.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saksibisu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saksibisu.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saksibisu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saksibisu.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saksibisu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saksibisu.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saksibisu.wordpress.com&amp;blog=1269333&amp;post=9&amp;subd=saksibisu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saksibisu.wordpress.com/2007/07/01/8-kesalahan-blogger-pemula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14f3771885faa2708dbbf7cd1e17fb00?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ilham</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://saksibisu.files.wordpress.com/2007/07/nofie-iman-store.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">nofie-iman-store.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ilhamsaenong.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" medium="image">
			<media:title type="html">D</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ingin Maju, Jaga Apex dan Racing Line</title>
		<link>http://saksibisu.wordpress.com/2007/06/28/ingin-maju-jaga-apex-dan-racing-line/</link>
		<comments>http://saksibisu.wordpress.com/2007/06/28/ingin-maju-jaga-apex-dan-racing-line/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jun 2007 19:41:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biker]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saksibisu.wordpress.com/2007/06/28/ingin-maju-jaga-apex-dan-racing-line/</guid>
		<description><![CDATA[Anda menghadapi keruwetan hidup? Mungkin bisa memanfaatkan konsep racing line dan apex, yang bisa dipelajari dari dunia balap berikut ini. Racing Line Racing line adalah sebuah jalur yang ditempuh oleh seorang racer dalam sebuah balapan. Racing line ini diikuti secara terus-menerus karena dianggap sebagai jalur yang paling efektif dalam mengembangkan kecepatan. Dalam sebuah sirkuit modern [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saksibisu.wordpress.com&amp;blog=1269333&amp;post=7&amp;subd=saksibisu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.rideforever.co.nz/images/ride_smart/racing_line_corner.gif" align="right" height="110" width="139" />Anda menghadapi keruwetan hidup? Mungkin bisa memanfaatkan konsep racing line dan apex, yang bisa dipelajari dari dunia balap berikut ini.</p>
<p style="font-weight:bold;" class="MsoNormal">Racing Line</p>
<p class="MsoNormal">Racing line adalah sebuah jalur yang ditempuh oleh seorang racer dalam sebuah balapan. Racing line ini diikuti secara terus-menerus karena dianggap sebagai jalur yang paling efektif dalam mengembangkan kecepatan. Dalam sebuah sirkuit modern racing line boleh lebih dari satu. Namun dalam sebuah circuit klasik yang sangat teknis, hanya satu racing line yang sesungguhnya.<span id="more-7"></span></p>
<p class="MsoNormal">Racing line penting diikuti demi menambah keunggulan catatan waktu maupun dalam mempertahankan sebuah posisi. Dengan menjaga racing lain, pembalap lain akan sulit menguntit. Juga pembalap lain akan sulit mendahului. Dalam kehidupan sehari-hari di jalan, jalur aman adalah di sebelah kiri sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun untuk lebih cepat anda harus mengambil jalur kanan. Jalur ini tidak banyak penghalang meski harus lebih hati-hati dari kemungkinan kendaraan dari depan. (Racing) line di jalan raya yang terbaik sesungguhnya ada di sebelah kiri cenderung ke tengah.</p>
<p class="MsoNormal">Racing line ini ibarat sebuah rangkaian strategic planning bagi seseorang. Jika anda normal, tentu ada hal yang selalu menjadi cita-cita hidup. Sialnya seseorang bisa punya lebih dari satu. Bisa tiga bahkan lebih. Sebuah cita-cita saja membutuhkan berbagai prasyarat. Untuk mencapai posisi tertentu di perusahaan A, anda harus pernah bekerja di perusahaan B. Untuk bisa bekerja di perusahaan B anda harus punya pengalaman dalam posisi X. Untuk mencapai posisi X anda harus memiliki ijazah Y. Dan, untuk untuk memiliki ijazah tersebut anda harus belajar di sekolah/perguruan tinggi karena spesialisasi tersebut hanya ada di jurusan O di negeri P. Ruwet bukan?</p>
<p class="MsoNormal">Sekarang anda cukup mudah melihatnya karena sudah sedang berhadapan dengan perusahaan A. Hanya saja anda baru sadar ternyata prasyarat itu belum anda penuhi. Sekarang bayangkan saat ini anda baru mengincar posisi di perusahaan A tersebut,s aatnya memulai. Anda harus segera membuat strategic plannya. Lalu bagaimana dengan orang yang punya banyak cita-cita? Just forget it, ia butuh energi lebih banyak, skill lebih lengkap, dan daya tahan lebih tinggi…</p>
<p class="MsoNormal">Racing line mengajari kita untuk setia pada sesuatu agar bisa sampai tujuan, yaitu finish dengan posisi maksimal. Makin bagus racing line yang kita pilih makin aman kita dari kejaran lawan, makin cepat kita memperoleh hasilnya. Jika anda keluar racing line artinya anda keluar jalur dan itu membuang-buang waktu. Seseorang dalam kehidupannya banyak menghadapi godaan sehingga terselip dari strategic planning yang ia buat. Sengaja atau tidak, kita sering pula dihadapkan pada jalan buntu yang mengharuskan kita mengambil jalur berputar yang lebih panjang. Karena kesulitan menemukan racing line yang ideal, seorang pembalap bisa keteteran jauh di belakang.</p>
<p style="font-weight:bold;" class="MsoNormal">Apex</p>
<p class="MsoNormal">Sekarang saatnya kita belajar tentang apex. Apa itu dan bagaimana memanfaatkannya, mari simak berikut.</p>
<p class="MsoNormal">Dalam sebuah jalur balap terdapat titik yang disebut apex yang terletak di setiap tikungan. Apex secara sederhana bisa diartikan sebagai titik imajiner di mana seorang pembalap melakukan tikungan dengan sempurna. Cepat dan aman. Apex terbentuk oleh pertemuan kecepatan sebuah motor, model atau karakter tikungan, dan posisi motor itu sendiri dalam racing line tertentu. Perubahan setiap komponen tersebut mengakibatkan perubahan apex. Jika seorang pembalap gagal mengelola ketiganya ke dalam suatu gaya manuver dalam mengemudikan tunggangan, maka ia akan celaka. Entah kecepatannya berlebihan, sudut tikungan yang diambil keliru, atau gagal memperkirakan model tikungan yang ingin dilibas. Melebar sedikit atau banyak akibatnya adalah waktu yang terbuang percuma. Jika pembalap terburu-buru masuk ke apex dan menikung sebelum menyentuhnya, berisiko melintir di tikungan. Dua-duanya bahaya.</p>
<p class="MsoNormal">Jika racing line bisa dianggap sebagai sebuah lintasan dari satu titik awal (start) menuju ke titik akhir (finish), maka apex kita ibaratkan titik-titik terminal. Tadi sudah disinggung bahwa dalam setiap startegic plan selalu ada prasyarat. Prasyarat itu ibarat terminal. Terminal-terminal sangat krusial karena memungkinkan kita melaju dengan kecepatan secara konsisten. Bayangkan jika anda berusaha mencapai tujuan dengan kecepatan penuh. Anda bisa saja gagal akibat kelelahan. Bisa juga kehabisan bahan bakar. Atau yang paling konyol, kendaraan meledak dan semuanya selesai.</p>
<p class="MsoNormal">Seperti juga balapan di mana para racer mencoba meraih apex sebelum menikung, maka demikian juga kehidupan nyata. Orang-orang mencoba meraih titik tertentu untuk melejit lebih baik lagi. Seorang pekerja butuh posisi yang tepat dan prestasi yang baik untuk terus melaju. Kehilangan posisi yang tepat bisa berarti kemandegan prestasi dalam waktu yang lama. Begitu pula kegagalan berprestasi bisa menyebabkan kehilangan peluang memperoleh posisi yang lebih baik. Sebuah “lingkaran setan” yang sulit diakhiri.</p>
<p style="font-weight:bold;" class="MsoNormal">Lessons Learned</p>
<p class="MsoNormal">Apa pelajaran di balik racing line dan apex? Kecepatan dan ketepatan. Jika anda berada pada racing line yang benar, maka anda berada di jalur cepat. Jalur cepat ini memungkinkan anda sampai tujuan dengan hasil memuaskan. Jika anda berada pada apex yang benar, anda berada pada titik ideal.</p>
<p class="MsoNormal">Titik ideal ini lebih gampang dipahami sebagai berikut. Anda seseorang yang berambisi sukses, anda menghadapi riskio-risiko besar. No pain, no gain. Dalam risiko besar anda ditantang dan diuji mengambil sikap dan keputusan yang tepat. Jika keliru anda keluar apex. Risikonya melebar atau terjungkal. Jika berhasil, anda melaju sempuna dengan kecepatan optimal. Jadi maksimalkanlah potensi anda dengan melatih diri melewati racing line yang tepat dan jangan pernah kehilangan apex!!!</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/saksibisu.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/saksibisu.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saksibisu.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saksibisu.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saksibisu.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saksibisu.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saksibisu.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saksibisu.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saksibisu.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saksibisu.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saksibisu.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saksibisu.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saksibisu.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saksibisu.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saksibisu.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saksibisu.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saksibisu.wordpress.com&amp;blog=1269333&amp;post=7&amp;subd=saksibisu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saksibisu.wordpress.com/2007/06/28/ingin-maju-jaga-apex-dan-racing-line/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14f3771885faa2708dbbf7cd1e17fb00?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ilham</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.rideforever.co.nz/images/ride_smart/racing_line_corner.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>A Guy with a Family</title>
		<link>http://saksibisu.wordpress.com/2007/06/23/the-biker-a-guy-with-family/</link>
		<comments>http://saksibisu.wordpress.com/2007/06/23/the-biker-a-guy-with-family/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jun 2007 09:54:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saksibisu.wordpress.com/2007/06/23/the-biker-a-guy-with-family/</guid>
		<description><![CDATA[Yap. Saya punya keluarga kecil. Seorang istri dan seorang putri kecil. Usianya baru menginjak 6 bulan. Mereka semua di Jakarta. Sementara itu, saya bekerja di Banda Aceh untuk sebuah project. Tahukan sejak tsunami menimpa Aceh, begitu banyak program bantuan digelar di sini? Salah satunya tempat saya bekerja sekarang. Kebetulan saya masuk di saat dan di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saksibisu.wordpress.com&amp;blog=1269333&amp;post=5&amp;subd=saksibisu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <a href="http://saksibisu.files.wordpress.com/2007/06/with-baby-familiy.jpg" title="with-baby-familiy.jpg"><img src="http://saksibisu.files.wordpress.com/2007/06/with-baby-familiy.thumbnail.jpg?w=460" alt="with-baby-familiy.jpg" align="right" /></a>Yap. Saya punya keluarga kecil. Seorang istri dan seorang putri kecil. Usianya baru menginjak 6 bulan. Mereka semua di Jakarta.</p>
<p class="MsoNormal">Sementara itu, saya bekerja di Banda Aceh untuk sebuah project. Tahukan sejak tsunami menimpa Aceh, begitu banyak program bantuan digelar di sini? Salah satunya tempat saya bekerja sekarang.<span id="more-5"></span></p>
<p class="MsoNormal">Kebetulan saya masuk di saat dan di tempat yang tepat. Setidaknya demikian menurutku. Program kami bergerak di bidang livelihood. Pemberdayaan ekonomi, tepatnya. Tidak seperti banyak project/program bantuan sejenis, bantuan ini dirancang sedemikian rupa agar membuat penerima manfaat (bantuan) tetap bisa relatif lebih mandiri. Artinya bantuan diberikan untuk mereka yang tidak mampu namun bukan dengan mengajari mereka jadi pengemis. Kami berusaha memperkuat potensi yang mereka miliki, dan memperhatikan tingkat kebutuhannya.</p>
<p class="MsoNormal">Ada skema dan proses yang kami buat untuk melatih penerima manfaat agar bisa mengelola bantuan dengan baik, juga agar bisa ditabung. Tabungan nanti bisa digunakan untuk reinvestasi, uang sekolah anak, dan berobat kala sakit. Intinya agar uang tidak dihabiskan. Soalnya di Aceh ini banyak sekali bantuan yang begitu diterima segera berubah menjadi hp, motor, perhiasan, dan macam-macam barang konsumtif lainnya.</p>
<p class="MsoNormal">Program kami beda dengan program lain yang ala charity. Mereka yang datang dan memberi uang, lalu pulang. Program seperti ini seperti penjual minyak wangi dipasar. Untuk menghilangkan bau cukup semprotkan saja. Jika kandungan minyak wanginya habis baunya tercium lagi. Waqs.</p>
<p class="MsoNormal">Soal timing cukup benar. Bagi siapapun di usia tertentu selalu ada persimpangan. Kebetulan saya sudah bosan bekerja di tempat lama, lalu saya mencoba peruntungan baru. Nyatanya, saya bekerja di bidang yang selalu menjadi salah satu keinginan saya. Bekerja di dunia LSM, bekerja di soal-soal pemberdayaan.</p>
<p class="MsoNormal">Sebelumnya saya bekerja di industri penerbitan. Di <a href="http://mizan.com/">Mizan</a>, salah satu penerbit idola saya sejak muda. Sebelumnya lagi, saya sempat bekerjasama dengan Andi Alfian Mallarangeng di lembaga riset yang dipimpinnya. Bergerak di bidang Otonomi Daerah yang menjadi salah satu keahlian Pak Andi, waktu itu. <span> </span>Sekarang, ya ikut SBY di istana. Tapi saya sudah lebih dahulu cabut ke Mizan saat beliau ke istana. Hehehe</p>
<p class="MsoNormal">Sebelumnya lagi? Saya sempat jadi wartawan kecil-kecilan. Kecil-kecilan karena tidak seperti banyak teman-teman yang lain yang bekerja di media massa utama, saya bekerja untuk media-media kecil. Sebut saja untuk At-Tin.org yang saat itu memiliki website berita dunia Islam. Semasa mahasiswa, pernah ikut bekerja di Yogya Post, salah satu koran lokal yang mungkin saat ini sudah tutup.</p>
<p class="MsoNormal">Kembali ke Aceh, seperti iklan saja. Pas-pasan. Pas nganggur, pas dapat kerjaan. Pas bosan dengan cita-cita lama, pas ketemu jodoh baru. Jadi ada baiknya juga saya bekerja di sini dan saat ini.</p>
<p class="MsoNormal">Lalu bagaimana dengan Jakarta?</p>
<p class="MsoNormal">Istri saya dan bayinya ada di sana. Benar kata bro Exciter, salah seorang pengunjung blog saya. Bukan kerjaannya yang jadi masalah. Tapi di mananya. Jauh dari keluarga bukanlah hal asing bagi saya. Sejak SMP saya sudah jauh terpisah dari rumah. Mungkin separuh usia seperti itu. Tapi itu keluarga asal. Dengan keluarga baru, tidak. Kami selalu saling merindukan. Meskipun saat ini segala macam teknologi komunikasi tersedia, tetap saja terasa kurang.</p>
<p class="MsoNormal">Sambil mempersiapkan diri untuk keluar, saya coba untuk menarik pelajaran sekarang. Saat nanti bekerja lagi, mungkin harus cari yang cocok dengan keluarga. Artinya keluarga bisa dibawa, dan tempat kerja kondusif untuk membangun keluarga kecilku…</p>
<p class="MsoNormal">Kuliah pun demikian. Betapapun pentingnya ia, mestinya tidak lagi jauh terpisah. That&#8217;s all a biker need for his life!!!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/saksibisu.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/saksibisu.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saksibisu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saksibisu.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saksibisu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saksibisu.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saksibisu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saksibisu.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saksibisu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saksibisu.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saksibisu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saksibisu.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saksibisu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saksibisu.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saksibisu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saksibisu.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saksibisu.wordpress.com&amp;blog=1269333&amp;post=5&amp;subd=saksibisu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saksibisu.wordpress.com/2007/06/23/the-biker-a-guy-with-family/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14f3771885faa2708dbbf7cd1e17fb00?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ilham</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://saksibisu.files.wordpress.com/2007/06/with-baby-familiy.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">with-baby-familiy.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pace Note buat Sang Biker</title>
		<link>http://saksibisu.wordpress.com/2007/06/21/pacenote-buat-sang-biker/</link>
		<comments>http://saksibisu.wordpress.com/2007/06/21/pacenote-buat-sang-biker/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jun 2007 19:51:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biker]]></category>
		<category><![CDATA[Project]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saksibisu.wordpress.com/2007/06/21/pacenote-buat-sang-biker/</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa Blog Ini Dibuat? Sederhana saja, saya butuh menulis hal-hal penting sebagai bagian dari rencana perjalanan. Anggap saja ini pace note bagi seorang biker. Bagi seorang &#8220;penjelajah&#8221;, pace note dibutuhkan untuk menandai sebuah rute. Agar sampai dengan selamat, dan selamat dengan cepat dan low risk. Malam ini saya membuka-buka lowongan beasiswa. Istri saya mendorong untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saksibisu.wordpress.com&amp;blog=1269333&amp;post=4&amp;subd=saksibisu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="left"><img src="http://www.rallysportmag.com.au/home/components/com_phpshop/shop_image/product/e6ac17fa66cc7e2a908be94d2ad26183.jpg" align="right" width="100" />Mengapa Blog Ini Dibuat?</p>
<p align="left">Sederhana saja, saya butuh menulis hal-hal penting sebagai bagian dari  rencana perjalanan. Anggap saja ini pace note bagi seorang biker. Bagi seorang &#8220;penjelajah&#8221;, pace note dibutuhkan untuk menandai sebuah rute. Agar sampai dengan selamat, dan selamat dengan cepat dan low risk.<span id="more-4"></span></p>
<p>Malam ini saya membuka-buka lowongan beasiswa. Istri saya mendorong untuk mengejar lagi rencana lama yang sebenarnya tak pernah kumulai. Saya berencana studi di LN, minimal OZ. Nyatanya saya baru sadar. Usia bukan 10 tahun lalu. Tapi terpenting, saya merasa tahu jalan-jalan dengan jelas. Jika anda membuka sebuah peta. Membacanya dari ujung ke ujung, lalu anda menemukan jalur yang jelas menuju tujuan.</p>
<p>Terpenting, bukan beasiswa itu sendiri. Tapi hidup haruslah cukup bisa disederhanakan. Cukup bisa diringankan. Agar rute yang ditempuh lebih mudah. Dan hanya dengan kejernihan pikiran setiap hari, dan ketenangan batin setiap saat, semuanya bisa digapai. Semua bermula dari sana&#8230;</p>
<p>So, go go biker, go!!!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/saksibisu.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/saksibisu.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saksibisu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saksibisu.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saksibisu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saksibisu.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saksibisu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saksibisu.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saksibisu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saksibisu.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saksibisu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saksibisu.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saksibisu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saksibisu.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saksibisu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saksibisu.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saksibisu.wordpress.com&amp;blog=1269333&amp;post=4&amp;subd=saksibisu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saksibisu.wordpress.com/2007/06/21/pacenote-buat-sang-biker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14f3771885faa2708dbbf7cd1e17fb00?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ilham</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.rallysportmag.com.au/home/components/com_phpshop/shop_image/product/e6ac17fa66cc7e2a908be94d2ad26183.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Saksi Bisu Seorang Biker</title>
		<link>http://saksibisu.wordpress.com/2007/06/21/saksi-bisu-seorang-biker/</link>
		<comments>http://saksibisu.wordpress.com/2007/06/21/saksi-bisu-seorang-biker/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jun 2007 19:33:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saksibisu.wordpress.com/2007/06/21/saksi-bisu-seorang-biker/</guid>
		<description><![CDATA[Pada dasarnya saya seorang biker. Biker dalam pengertian artifisial dan sesungguhnya sekaligus. Pengertian terdalam, paling permukaan, tersempit, dan terluas…Mari lihat seorang biker. Mengagumi sesuatu–kendaraannya, diri, perjalanan yang ditempuhnya–menjalani sesuatu, menuju sesuatu, terus dan hampir tanpa henti.Dalam perjalananya sang biker mencoba menulis sebuah diari tentang segala hal. Tentang project-projectnya… ilham<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saksibisu.wordpress.com&amp;blog=1269333&amp;post=3&amp;subd=saksibisu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.leonneal.com/m/image/biker-swirl.jpg" align="right" width="100" />Pada dasarnya saya seorang biker. Biker dalam pengertian artifisial dan sesungguhnya sekaligus. Pengertian terdalam, paling permukaan, tersempit, dan terluas…Mari lihat seorang biker. Mengagumi sesuatu–kendaraannya, diri, perjalanan yang ditempuhnya–menjalani sesuatu, menuju sesuatu, terus dan hampir tanpa henti.Dalam perjalananya sang biker mencoba menulis sebuah diari tentang segala hal. Tentang project-projectnya…</p>
<p>ilham</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/saksibisu.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/saksibisu.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saksibisu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saksibisu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saksibisu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saksibisu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saksibisu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saksibisu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saksibisu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saksibisu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saksibisu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saksibisu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saksibisu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saksibisu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saksibisu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saksibisu.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saksibisu.wordpress.com&amp;blog=1269333&amp;post=3&amp;subd=saksibisu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saksibisu.wordpress.com/2007/06/21/saksi-bisu-seorang-biker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14f3771885faa2708dbbf7cd1e17fb00?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ilham</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.leonneal.com/m/image/biker-swirl.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
